Memahami Teori Konflik Dalam Permasalahan Ekonomi

marxTeori Marx (teori konflik) :

  • Konflik bersumber dari perubahan yang terjadi dalam model produksi (model of production)
  • Model produksi terdiri atas kekuatan produksi (forces of production) dan hubungan/relasi produksi (relations of production).
  • Kekuatan produksi meliputi sarana produksi (means of productions) yaitu bahan mentah dan alat produksi (instument of production) atau sarana/alat produksi yang mengolah.
  • Kekuatan produksi ini akan menentukan bentuk hubungan/relasi produksi
  • Hanya ada dua kelompok dalam relasi produksi ini, yaitu kelompok yang memiliki/pemilik dan kelompok yang tidak memiliki/bukan pemilik. Inilah yang disebuto oleh Marx sebagai STRUKTUR KELAS
  • Dalam struktur kelas, menyangkut relasi sosial yaitu hubungan-hubungan produktif yang bersifat sekunder seperti serikat buruh, asosiasi pemilik modal dan pola-pola dasar kehidupan keluarga yang berkaitan erat dengan sistem produksi kapitalistik.

 

ralf

Ralf Dahrendorf (conflict and industrial conflict “1959”) :

  • Konflik industrial terbangun melalui proses dari ketidakpuasan individual buruh, menuju pada ketidakpuasan kolektif yang tidak teroganisir, dan sampai pada tingkat pengorganisasian ketidakpuasan kolektif buruh dalam rangka perjuangan untuk mencapai tujuan
  • Orang yang menempati posisi subordinat dalam suatu kelompok belum tentu subordinat pada kelompok lain
  • Kekuasaan atau otoritas mengandung dua unsur, yaitu penguasa (orang yang berkuasa) dan orang yang dikuasai atau dengan kata lain atasan dan bawahan.
  • Kelompok dibedakan atas tiga tipe, yaitu Kelompok Semu (quasi group), Kelompok Kepentingan (manifes), dan Kelompok Konflik.
  • Kelompok semu adalah sejumlah pemegang posisi dengan kepentingan yang sama tapi belum menyadari keberadaannya, dan kelompok ini juga termasuk dalam tipe kelompok kedua, yakni kelompok kepentingan dan karena kepentingan inilah melahirkan kelompok ketiga yaitu kelompok konflik sosial.
  • Mereka yang berada pada kelompok atas (penguasa) ingin tetap mempertahankan status quo sedangkan mereka berada di bawah (yang dikuasai atau bawahan ingin supaya ada perubahan)

The post Memahami Teori Konflik Dalam Permasalahan Ekonomi appeared first on Halo Dunia.



from Halo Dunia http://ift.tt/2eqh03V
via IFTTT

0 comments: